Perulangan
digunakan untuk mengerjakan suatu perintah secara berulang-ulang sesuai dengan
yang diinginkan.
Perulangan
dalam C terdiri dari 3 buah:
1. while () { .... }
2. do { .... } while()
3. for()
1.
Struktur perulangan “WHILE”
Perulangan WHILE banyak digunakan pada program yang
terstruktur. Perulangan ini banyak digunakan bila jumlah perulangannya belum
diketahui.proses perulangan akan terus berlanjut selama kondisinya bernilai
benar (true) dan akan berhenti bila kondisinya bernilai salah.
Karakteristik
while() adalah:
·
Dilakukan
pengecekan kondisi terlebih dahulu sebelum dilakukan perulangan. Jika kondisi
yang dicek bernilai benar (true) maka perulangan akan dilakukan.
·
Blok
statement tidak harus ada. Struktur tanpa statement akan tetap dilakukan selama
kondisi masih true.
Bentuk
umum:
while (<kondisi>)
{
<pernyataan yang akan dijalankan>
}
Contoh
:
i=1;
while (i <= 5)
{
cout << i << endl;
i++;
}
2. Struktur
perulangan “DO ... WHILE”
Pada dasarnya perulanagan ini sama saja dengan
struktur while, hanya saja pada proses perulanagn dengan while, seleksi berada
di whileyang letaknya di atas sementara pada perulangan do..while, seleksi
while berada di bawah batas perulangan. Jadi dengan menggunakan struktur
do…while sekurang-kurangnya akan terjadi satu kali perulangan.
Karakteristik
do ... while() adalah:
·
Perulangan
akan dilakukan minimal 1x terlebih dahulu, kemudian baru dilakukan pengecekan
terhadap kondisi, jika kondisibenar maka perulangan masih akan tetap
dilakukan.
·
Perulangan
dengan do...while() akan dilakukan sampai kondisi false.
Pernyataan
Langsung
Pernyataan
langsung seperti break, continue, dan return mengubah eksekusi langsung ke pernyataan
tertentu.
·
Pernyataan
Break digunakan untuk keluar dari pernyataan switch. Break juga dapat digunakan
dalam pernyataan for, while dan do-while.
·
Pernyataan
Continue digunakan untuk melewatkan semua pernyataan yang tidak dieksekusi dalam
perulangan, dan langsung melanjutkan perulangan.
·
Pernyataan
Return digunakan untuk keluar dari sebuah method. Pernyataan return memiliki
dua bentuk: memberikan sebuah nilai, dan tidak memberikan nilai. Untuk
memberikan sebuah nilai, cukup berikan nilai (atau ekspresi yang menghasilkan
sebuah nilai) sesudah kata return.
Bentuk
umum:
do
{
pernyataan yang akan dijalankan
}
while (kondisi)
Contoh:
i = 1;
do
{
cout << i << endl;
i++;
}while(i <= 5);
3. Struktur
perulangan For ()
Struktrur perulangan for biasa digunakan untuk mengulang
suatu proses yang telah diketahui junlah perulngannya. Dari segi penulisannya,
strukur perulangan ini tampak lebih efisien karena susunannya lebih simple dan
sederhana. Bentuk umum perulangan for adalah:
For (inisialisasi, syarat, penambahan).
Inisialisasi:
pernyataan unuk menyatakan keadaan awal dari variable control
Syarat:
ekspresi relasi untuk myatakan kondisi untuk keluar dari perulangan
Penambahan:
pengatur perubahan nilai variable kontrol
Karakteristik:
·
Digunakan
untuk perulangan yang batasnya sudah diketahui dengan jelas, misalnya dari 1
sampai 10.
·
Memerlukan
2 buah variabel awal dan akhir perulangan.
·
Nilai
variabel penghitung akan secara otomatis bertambah atau berkurang tiap kali
sebuah pengulangan dilaksanakan
Bentuk
umum:
for (<inisialisasi>; <syarat>;
<penambahan>)
{
<pernyataan yang akan dijalankan>
}
Contoh :
for(i = 3; i <= 7; i++)
{
cout << "Indonesia Tanah Airku" <<
endl;
· Perulangan
Positif
Dengan penghitung / counter dari kecil ke besar (penambahan
positif).
Bentuk
umum :
FOR variable control:=nilai awal TO nilai akhir DO statemen
Contoh
program(1):
Var
I : integer ;
Begin
For I : = 1 to 5 do
Write (1);
Writeln (‘pascal’);
End
Outpu program (1):
12345Pascal
Perulangan
negatif
Dengan menghitung / counter dari besar ke kecil
(pertambahannya negative)
Bentuk
umum:
For variable control := nilai awal Down to nilai akhir Do
statemen
Contoh
program:
Var
I : integer ;
Begin
For I : = 5 down to 1 do
Begin
Write (1);
Writeln(‘pascal’);
End;
End
Output
program:
5pascal
4pascal
3pascal
2pascal
1pascal
Perulangan
tersarang
Perulangn yang berada didalam perulangan yang lainnya.
Perulangan yang lebih dalam akan diproses lebih dulu sampai habis, kemudian
perulangan yang lebih luar baru akan bertambah, mengerjakan perulangan yang
lebih dalam lagi mulai awalnya dan seterusnya.
Contoh
program:
Var
I, J : integer ;
Begin
For I : = 1 to 5 do
Begin
For J : = 1 to 3 do
Write (I : 8, J :3);
Writeln;
End;
End.
0 komentar:
Posting Komentar